17 November 2008 • Ketertarikan, Remahan • ardyansah

Apakah anda tertarik dengan e-Magazine? Itu lho, virtual showcase (sejenis e-book) dimana anda bisa memperlakukan sebuah aplikasi e-book selayaknya buku yang bisa di bolak dan di balik :)

spotbit, e-magz, blog mantan kyai, blog mantan kiai, blog islam, blog islam indonesia, blog mantan desainerJika anda tertarik dengan e-book jenis ini, ada baiknya anda mengunjungi jendela sebelah ini. Di sana anda akan menemukan banyak sekali e-magazine dari berbagai kategori mulai art, advertisement, education, magic, medical, dan banyak lagi yang bisa anda unduh secara gratis.

Selain bisa mendapatkan referensi yang istimewa, jika anda memiliki artikel, manual guidance, gambar, komik, kartun atau apapun yang menarik yang menurut anda akan dibutuhkan banyak orang, anda juga bisa merubah karya anda ke dalam format e-mags melalui situs ini. Caranya, anda cukup menyediakan source berupa file MSWord atau *.pdf untuk kemudian di proses di dalam engine spotbit. Simply click “Create e-Book” button!!!

Jika anda berfikir untuk menjual e-book yang baru saja anda buat, anda juga bisa menjadikan e-book tersebut sebagai versi berbayar. Artinya untuk mendapatkan e-book tersebut secara utuh, pengunduh harus melakukan pembayaran terlebih dulu kepada anda? Hmm…bau bau duit neh :D

Saya sendiri sudah banyak menemukan referensi yang luar biasa untuk bidang desain grafis dan multimedia dari situs ini. Tetapi belum pernah meng-create satu e-book pun dari spotbit.com ini, lagian apa yang bisa saya e-book-kan :D paling-paling foto-foto narsis nan menyimpang. Tapi it’s ok lah mau narsis juga boleh disini. Seru kok. Coba aja sendiri deh :D

{ 26 Comments } to Spotbit : Referensi Gaya Majalah

  1. kucluk

    wew.. iso dicobak iku!!

  2. Anang

    tak njajal sik yo

  3. memble

    sepetinya bagus juga, jadi semacam kayak keebo hmmm…

  4. pam

    maknyuus ra..

  5. emfajar

    patut dicoba nih :)

  6. Epat

    kere…keren….
    bookmark! suwun infone

  7. goenoeng

    asiiiik….njajal ndisik ah….
    makasih ya, yi … :D

  8. cebong ipiet

    tak nyeklik dulu yo

  9. Nyante Aza Lae

    pengen ahh..tp dq g pede mas photo2 gmn tuh?

  10. det

    langsung menuju ke TKP!

  11. genthokelir

    informatif sekali mas
    luncur sik

  12. Kyai slamet

    Paid review? :D
    Hmmm bikin ebook yuk. ”kamasutra ala wong merik”

  13. masenchipz

    wah.. boleh tuh.. langsung ke TKP dulu ahhh

  14. Gelandangan

    Wahh mas ini kalau masalah design dua jempol dah :D

  15. deden

    ebook itu apaan to?

  16. Frenavit Putra

    Wah mas bisa di coba nech… Langsung berangkat ke TKP….

  17. syamsu

    langsung menuju kang

  18. gajah_pesing

    Jajal ah.. Menuju TKP

  19. Donny Verdian

    Wah inget efek buku bolak-balik by Flash inget masa2 dulu susah bener bikin/nyari efek gituan
    eh skarang ada dimana mana ya :)

  20. aRuL

    tapi blm bisa bikin ebook :D

  21. sawali

    wah, jadi kepikiran juga utk membuat e-book, nih. kepingin mengabadikan berbagai tulisan gado2 dalam elektronik. melunucr dulu ke tkp, ah. makasih infonya, mas ardy.

  22. Dony Alfan

    Gawe e-book porn wae :lol:

  23. Daniel Mahendra

    Kok tumben tho, tulisane serius tur tenanan. Hehe. Sip! Sip!

  24. genthokelir

    wah mayan dapat pengetahuan lagi luncur ke tkp

  25. Andi Eko

    Seperti menarik ini :) Coba yak

  26. Tukang Nggunem

    Setuju ro doni..gawe sing gayeng koyo kuwi wae…btw koleksi miyabi uncensored wes komplit, tertarik? hahahaha…(komen buat ngamanke posisi)

Leave a Reply


1 June 2010 • Pekerjaan • ardyansah

Ketika mendengar “canting”, orang pasti terpikir perangkat mungil berbentuk cawan dengan pegangan dan ujung “pena” yang biasa digunakan oleh seniman batik untuk menggores dan memberi sentuhan akhir untuk karya-karyanya. Canting adalah simbol kesadaran untuk berkarya. Kecil, bersahaja, tetapi sangat besar peranannya. Barangkali filosofi inilah yang mendasari Derry Sunarso, sutradara rendah hati yang karyanya banyak terinspirasi kemegahan [...][...]

26 January 2010 • Ketertarikan, Pekerjaan, Penuturan • ardyansah

Menulis, -menurut saya- dalam banyak hal tak jauh berbeda dari mendesain. Sama-sama merancang, sama-sama mengandalkan ide sebagai ruh, sama-sama bekerja dengan imajinasi (dan atau fantasi), sama-sama membutuhkan kreativitas untuk mengemasnya menjadi sebuah entitas karya,  juga yang pasti sama-sama tak mudah mengerjakannya. Estetika dalam desain bisa dinilai dari bentuk, komposisi, warna, dan elemen-elemen visual lainnya. [...][...]