Dalam berbagai kesempatan pemilihan umum, golput seringkali “berhasil” meraup suara yang signifikan, bahkan tak jarang menjadi pemenang. Hal ini terutama disebabkan oleh sikap apatis para pemilih, selain tentu karena subjek pemilihan yang terlampau kabur (baca: tidak jelas).
Berbeda dalam pemilihan presiden tahun 2009 ini, dimana secara garis besar, profil dan track record masing-masing kontestan telah dikenal secara luas. Baik-buruknya, cepat-lambatnya, cerdas-tidaknya, telah sama-sama diketahui oleh publik. Meskipun sebenarnya faktor-faktor tersebut kurang berpengaruh di hari-h pencontrengan. Sebagian masyarakat masih memilih berdasarkan intuisi, fanatisme dan tahayul mengenai figur pemimpin ideal, bisa karena sosoknya, kelucuannya, atau garis keturunannya.
Bagaimanapun, dan atas dasar apapun seseorang memilih, itu adalah hak asasi juga. Tidak ada yang salah. Ini adalah sebuah proses. Toh, ke depan masyarakat akan semakin cerdas. Kecuali kembali sial karena dibodohi oleh pemimpinnya.
Kembali tentang golput. Menurut hasil quick count, angka golput berada pada kisaran 30%. Menggeser 2 kandidat lain (Mega-Pro & JK-Win) jika perolehan suara golput disertakan didalam table hasil quick count. Beruntung, pemenang sementara quick count (SBY-Boediono) belum bisa dikalahkan oleh golput yang pada beberapa kali pemilihan kepala daerah berhasil mencuri kemenangan. Incumbent memimpin dengan suara yang signifikan, cukup untuk mengakhiri pilpres dalam satu kali putaran, sekaligus menghemat 4 Triliun Rupiah biaya pemilu. Makan-makan!!!!
July 10th, 2009 at 6:11 am
eh.. btw bener gak sih yang dihemat sampai segitu triliun??? *geleng-geleng*
July 10th, 2009 at 8:26 am
saya tetap mendukung GOLPUT…
July 10th, 2009 at 8:54 am
wah… berarti sampeyan kalah nuw.. hehehehe
July 10th, 2009 at 10:12 am
Sebenarnya yang golput itu harus dimasukkan ke dalam suara SBY karena mereka mempraktekan apa yang diserukan SBY:
“Lanjutkan (untuk golput)!!” Heuheuheu….
July 10th, 2009 at 12:03 pm
Golput itu ngga butuh dikalahkan, Bung!
Karena dengan memilih golput sendiri berarti kita telah menang
July 10th, 2009 at 12:33 pm
@dv: masalahnya btaun2 aku golput kok gak merasa menang ya?
July 10th, 2009 at 1:19 pm
nunggu traktiran dari sesama budiono
July 10th, 2009 at 4:58 pm
hidup sby! (suroboyo maksude lo cak, duduk liyane..)
July 10th, 2009 at 5:43 pm
Yang penting nggak dua putaran, mengjemat uang negara
July 10th, 2009 at 11:57 pm
aku milih mlenuk!
July 11th, 2009 at 1:54 am
meski angka gloput turun, kasih juga tuh, mas ardy, pemilih yang ndak terdaftar di dpt. mereka ndak mau repot2 pakai ktp dan kartu KK hanya sekadar utk nyontreng, haks.
July 12th, 2009 at 2:46 pm
Demi Allah, demi mbokku… aku nyontreng ksli ini ..
Hwahahahha… tiru-tiru Sujiwo Tedjo….
July 13th, 2009 at 3:41 am
Wah, jagoku pak JK yang mbois, kalah! Tapi tak apa, asal presidennya bukan ibu2 (lmao)
July 13th, 2009 at 7:44 am
Rakyat telah menghukum kandidat yang kalah dengan tidak memilihnya. Hidup rakyat!!
July 13th, 2009 at 9:16 am
selamat utk SBY-Boediono
*wah, suwe rak mrene… skrg bukan blog hitam lagi, yang hitam pindah ke mantankyai ya? hehehe
July 13th, 2009 at 11:17 am
terus pengiritan 4 trilyun itu buat apa ya… tim suksesnya kali kah…
July 13th, 2009 at 6:19 pm
saya golput karena ketiduran *tidur lageee*
July 14th, 2009 at 2:54 pm
baguslah kalau bisa mengalahkan golput. Setidaknya mereka cukup mendapat dukungan dari rakyat (meskipun saya cukup kecewa golput nggak menang)
July 15th, 2009 at 2:07 pm
Hedop GOLPUT!
July 15th, 2009 at 10:15 pm
Semoga yang menang, benar2 mewujudkan janjinya.
August 22nd, 2009 at 9:24 am
mantab
lanjutkan