24 November 2008 • Keganjilan, Khayalan, Penuturan, Remahan • ardyansah

Sang Nabi, Siluman Monyet, Siluman Babi, Siluman Lipan, Siluman Gajah, dan Mantan Siluman berniat pergi ke Barat untuk sebuah perjamuan suci. Mereka harus menempuh perjalanan ratusan kilometer demi mendapatkan kesempurnaan di kehidupan mendatang :D . Tidak ada yang memaksa mereka untuk datang, tidak pula ada kewajiban bagi mereka untuk hadir, hanya sebuah kesadaran dan hasrat besar untuk bertemu dengan sesama siluman dari seluruh penjuru kerajaan demi terwujudnya ukhuwah dan kehidupan persilumanan yang damai dan kondusif. Namun demikian, halangan dan rintangan memang menjadi sesuatu yang wajib untuk sebuah kisah yang menggoda dan menggairahkan. Dan inilah highlight kisah perjalanan kami para siluman (kami? loe aja lagi!!!) :D

CERITA 1: Tentang Plakat Utusan yang Terselip

Ke-enam spesies siluman ini pada prinsipnya adalah utusan khusus dari Negeri Pahlawan Timur yang diberi dispensasi untuk tidak membayar upeti kepada pemangku acara di pusat kerajaan. Syaratnya, mereka harus membawa plakat khusus dari Batara Kakung sebagai tanda bahwa mereka memang berhak mendapatkan perlakuan khusus itu. Tetapi sayang, plakat yang kabarnya dikirimkan oleh Adipati Negeri Pahlawan Timur kepada Siluman Gajah rupanya belum sampai bahkan menjelang peluit kereta dibunyikan. Meski dengan harap-harap cemas, gerombolan siluman yang dipimpin oleh Sang Nabi ini tetap nekat berangkat. Jreng-jreng !!!

CERITA 2: Tentang Perut yang Bocor

Sang Mantan Siluman yang belum sembuh betul akibat keracunan di perjamuan ulang tahun Negeri Pahlawan Timur memaksakan diri untuk ikut ke dalam pesta. Ramuan sakti dari Padepokan Haji bahkan masih dibawa didalam kantong wasiatnya. Siluman bejat ini tidak mempedulikan perutnya yang masih gampang bocor dan terpaksa mengenakan pampers ukuran XXL hanya demi mengetahui wajah asli Batara Kakung, Begawan Brotoseno, dan Pakdhe Tyo yang sangat meng-inspirasi dirinya :D . Selain tentunya mencuri kemungkinan ada siluman wanita yang datang dengan mengenakan gaun berpotongan dada rendah di dalam perjamuan suci tersebut.

CERITA 3: Tentang Kereta Kerajaan Kelas Jelata

Gerombolan siluman rudin ini jelas tidak mampu membayar Kereta Kerajaan kelas Saudagar atau Raja. Tanpa support dari Kas Negeri Pahlawan Timur, Pusat Kerajaan, atau pihak manapun, mereka hanya mampu menumpang Kereta Kerajaan kelas Jelata yang kenyamanannya sudah kondang ke seluruh pelosok jagad :D . Jadilah mereka ikhlas menikmati 16 jam perjalanan yang istiqomah (pelannya) dan tuma’ninah (goncangannya) diatas roda-roda dan landasan besi yang tua dan karatan. Menghayati makna for Society sebagai jargon perjamuan suci tersebut :D

CERITA 4: Bertemu Siluman Tebet

Karena gerombolan ini belum berpengalaman merambah belantara pusat kerajaan, maka yang mereka butuhkan adalah seorang guide yang sudah kenal betul aroma dan liku-liku di rimba yang penuh pohon beton tersebut. Beruntung mereka bertemu sesosok siluman rendah hati yang bersedia menampung mereka di goa persemayamannya di daerah Tebet. Jadilah Siluman Tape ini menjadi cucuk lampah mereka selama berada di Pusat Kerajaan :D

CERITA 5: Di Air Mancur Kerajaan

Malam sebelum pelaksanaan perjamuan suci, gerombolan dari timur ini menghadiri acara sebuah kelompok siluman ibukota yang diadakan di Air Mancur Kerajaan. Acara yang sangat meriah karena dihadiri oleh putri Mantan Raja dan pemangku adat sebuah paguyuban keagamaan terbesar di Kerajaan ini. Saking girangnya, Mantan Siluman dan Siluman Gajah tidak bisa menahan diri untuk tidak ndempis-ndempis mejeng supaya bisa difoto bareng Yeni Wahid :D

CERITA 6: Tentang Salah Kostum

Mantan Siluman yang sebelumnya dijanjikan akan dibawakan pakaian khusus dari Negeri Pahlawan Timur, ternyata harus memendam kekecewaan yang dalam, karena ternyata pakaian itu batal di berikan kepadanya dengan alasan yang … ah, whatever. Sehingga akhirnya sang Mantan harus mengenakan pakaian dinas seperti seorang peserta seminar dan sangat tidak tepat untuk dipakai di perjamuan suci para siluman… wkekeke :D

CERITA 7: Bertemu Para Petinggi Siluman

Hari yang dinanti akhirnya tiba. Gerombolan siluman dari timur, akhirnya memasuki ruangan perjamuan dengan sambutan yang hangat. Begawan Brotoseno menyambut mereka dengan wajah cerah, sementara Sang Nabi yang menjadi ikon dari Negeri Pahlawan Timur tetap menjadi buruan para siluman yang sudah kadung kesengsem dengan beskap londo warna coklatnya yang khas.

Mereka juga bertemu dengan Batara Kakung yang menjadi pemangku acara perjamuan suci tersebut, yang ternyata wajahnya jauh lebih bercahaya daripada vektor yang pernah dibuwat oleh Mantan Siluman yang usil cenderung bengal itu. I’m sorry ,Kung :D

CERITA 8: Bertemu Siluman dari Seluruh Penjuru Kerajaan

Yah inilah para siluman itu, dimulai dengan Siluman Cabul yang tiba-tiba muncul di Angkringan nan Langsat, kemudian Siluman Wanita Separuh Jawa Separuh Batak, Siluman Mblegedhes, Siluman Cebong, Ratu Siluman, dan berbagai macam siluman dari seluruh penjuru kerajaan yang tidak mungkin saya sebut satu persatu :D You Rowwwwwckzzz Guys :D

CERITA 9: Tentang Tragedi “WOI”

Entah karena kecapekan sehingga hilang koordinasi dan konsentrasi, atau memang blueprint para siluman dari timur ini sebagai makhluk yang ceroboh dan cenderung jorok. Tanyakanlah kepada para siluman yang lupa mengunci pintu ketika mereka sedang melepaskan sampah biologis. *TIIIIIT* (Bagian ini karena satu dan lain hal terpaksa harus kami sensor, termasuk ancaman pasal perbuatan tidak menyenangkan dari Sang Nabi) :D

CERITA 10: Tentang Nihil Doorprize

Siluman-siluman dari timur ini mungkin sudah tak terlalu mujarab doa-doanya, sehingga tak satupun dari anggota kontingen yang beruntung disinggahi hadiah pintu, bahkan sang nabi sekalipun. Yang mengejutkan justru Siluman Tape yang mendapatkan dua hadian sekaligus, sarung batik dan aipot. Busyeeet dah !!!

CERITA 11: Perjalanan Kembali ke Timur

Karena berbagai acara masing-masing, akhirnya para siluman terpaksa harus berpisah seusainya acara perjamuan suci tersebut, sebagian tetap berada di rimba raya pusat kerajaan, sementara sebagian yang lain pulang dengan kereta kelas saudagar, sementara Mantan Siluman dan Siluman Cabul memilih terbang bersama Armada Udara Tjap Singa karena urusan yang mendadak bersama keluarganya. Sampai tulisan ini diturunkan, Sang Nabi dan rombongan siluman yang tersisa baru saja sampai di gua persemayaman mereka masing-masing di Negeri Pahlawan Timur :D

***

publish-start
publish-didalam kereta
publish-makan
publish-epat
publish-autis
publish-lengkap
publish-bp
publish-iman
publish-slamet
publish-mejeng

{ 48 Comments } to Perjalanan ke Barat : The Full Version

  1. aRuL

    hahahaha…
    mas.. mas..
    sy masih ngakak terus mas… kalo ingat kejadian WOI….
    hahahaha :lol:
    ngak habis fikir koq sampai bisa terjadi kejadian itu…

    setelah kejadian itu, saya liat traumadi wajah’e mantan siluman….
    seperti2 sudah ndak nafsu lagi masuk kamar mandi…. wakakaakak
    hahahaahahahahaha
    *nunggu foto2nya*

  2. aRuL

    ngakak lagi ah :lol: (LOL)

  3. cebong ipiet

    you rockzzzzzz babeh

    babeh pake rok?

    ternyata luwih ganteng wonge tinimbang potone

  4. Donny Verdian

    Wah,… iri aku!

  5. Hedi

    namanya juga siluman, pasti ada kejadian tak terduga dan kasat mata :P

  6. gajah_pesing

    WOI!!!

  7. ardhietechno

    numpang di mari sob….
    weh seru kayana yah ikut pesta blogger maren…sayang gbisa dateng

  8. masDan

    Wah, sayang aku gak Melok, Coro Melok sampeyan Langsung Ketemu Pemburu Siluman …. Hahahahahaha

  9. Pakacil

    duhh.. terbaca sangat menyenangkan, lebih dari dua kali baca, saia tetap tertawa ikut bahagia dan mencoba membayangkan, kecuali bagian tiiiiiit itu, tak berani membayangkan.
    :D

    *nanya dikit*
    cucuk lampah itu apa ya?
    saya belum ngerti artinya yg itu.
    :(

  10. mantan kyai

    @pakacil: cucuk lampah artinya pemimpin rombongan dalam tradisi pernikahan adat jawa. kurang lebih begitu seh :D mohon maaf kalao salah. mungkin ada yang bisa membenarkan :D

  11. -=«GoenRock®»=-

    *ngakak* Pantesin wingi nang venue aku mrinding terus, jebule ono siluman2 seko wetan :) )

  12. gajah_pesing

    Aku baru ingat, hati-hati kena pasal tidak menyenangkan, tapi gpp kan cuma 4500 rupiah dendanya.. Hahaha..

  13. alit

    walah… wong siluman epat itu sebenarnya sang sesat timur di legenda cina jaman kerajaan.. hihihi

  14. aRuL

    WOI….
    *ngakak lagi*
    *tambah ngakak baca komentnya gajah pesing*

  15. Kyai slamet

    Eh temenmu kebo juga ya!

  16. kucluk

    wekeke…
    keren2 critone!,,
    koyok critone tom sam cong
    *haiah,,, sopo kuwi!!

  17. Epat

    WOI!™

  18. Daniel Mahendra

    Iki crito geblik tenan, ning apik, Jhe!
    Ghuyu ngakak aku! Wakakakakak…

  19. unting

    weh…. salam kenal ajah….

  20. Yari NK

    Huahahaha….. yang cerita nomer 9 akhirnya ‘happy ending’ nggak?? :lol:

  21. Andy MSE

    Yups… oleh-olehnya menyegarkan..
    *eh.. ketemu ardyansah nggak??? atau ketemu sama batara gurem nggak?? hehe

  22. harianku

    cerita diatas kaya sungokong, ada siluman-siluman nya segala :P

  23. suhadinet

    Ada-ada saja ;)

  24. det

    jan para siluman yang berbudi luhur dan berduit tebal hekekekeke…

  25. Dony Alfan

    PB 2009 mugo2 ora neng Jakarta maneh, dipindah Suroboyo wae, ben aku iso teko :P

  26. emfajar

    walah yang dateng ternyata siluman semua yah :)

  27. aRuL

    fotonya mana mas?
    mau liat karikaturnya sampean :D

  28. Gelandangan

    wahhhh tragedi woii nya asli serem
    huahahahhhahahaha

  29. sawali tuhusetya

    wooow ….. ini dia yang sudah lama saya cari. postingan mas ardy pasti tampil beda. ternyata para siluman yang sedang melakukan perjalanan ke barat telah bertemu dg penguasa kerajaan. sungguh,sebuah perjalanan yang tidak mudah. yang jadi sun go kong-nya siapa nih, mas?

  30. quinie

    hai hai salam kenal… sayah yang kemaren duduk dibelakang dikau di tribun tengah :D .
    hihihi… kaya kisah sun go kong mencari kitab suci :)

  31. Anang

    jangan lupa tutup pintu kamar mandi

  32. antown

    gak dipake pecinya kang?

  33. ndop

    walah, kok semua diperumpamakan to bang, bikin keki yang baca nih, wekekeke…

  34. fathonix

    Oleh-oleh nya mana
    Jangan cm di ceritain aja dong :mrgreen:

  35. Frenavit Putra

    Wehehehe…. Tragedi woi…. Mas gajah pesing karo mas Anang mayak… Aku di jebak dadi korban Tragedi WOI ke 2 neng STC aku mas…. wes..wes…. Mas Foto ne seng Tak uploud sak munu tok.. ngko lek pengen lengkap e ngopy lewat flash disk ae…

  36. Pesta dan muktamar itu telah usai… | Berpikir Merdeka

    [...] biru dan hijau! Hari kamis sore hingga dini hari, saya disibukkan oleh ritual memantau perjalanan Jamaah Blogger Jawi Wetan melalui plurk dan YM. Walaupun saya tidak turut serta dalam perjalanan suci ke barat itu, saya bisa [...]

  37. mbelGedez™

    Sumprit sayah terharu dengan rekan-rekan TPC semuwa, meski mungkin ada beberapa nyag sayah ndak sempat kenalan.

    Bila ada umur panjang dan sedikit duwit receh, kapan-kapan sayah ke Surabaya….

  38. Tony

    wah ini team perjalanan ke timur yang baru toh ? :D

  39. Iman Brotoseno

    terima kasih untuk bersusah payah datang ke Jakarta.
    Sampai berjumpa kelak nanti kalau saya naik Haji ke Surabaya

  40. Nyante Aza Lae

    asyik banget niy perjalanannya mas..nampak jelas kekompakan terlihat dari wajah2 para “diva blogger”..Semoga ini wujud cerminan kekompakan kita di dunia maya!

  41. afwan auliyar

    ternyata perjalanan jauh pun ditempuh juga buat mengemban jamuan suci :)

  42. dr801

    wakkaakaa… ada-ada aja neeh prumpamaannya.

  43. welly

    perjalanan jauh ke barat mencari ilmu dan bertemu komunitas …

  44. Herman Saksono

    Seru tenan petualangane.

    Kemarin para blogger tamu dari luar itu gumun melihat perjuangan kalian. Menempuh perjalanan 16 jam untuk mengikuti pesta itu adalah sebuah perjuangan yang ehbat.

  45. ajengkol

    Duh kok pengen senyum yah baca postinganya hehehe sugeng rawuh sugeng kondhur maleh kyai … dereng sempet tepangan kalian kulo *halah opo to

    Salam kenal buat Tugu Pahlawan dot com kalau ngadain gathering di surabaya akhir tahun undang undang yah

  46. genthokelir

    wah mas ardy kelihatan nggak muat kostumya atau nggak kebagian hahaha s

  47. blog mantan kyai

    [...] tragedi Mendadak Kristen) itu, sebelum kemudian -tanpa sengaja- bertemu beberapa kejap di Kodpar Massal 2008, itupun tanpa cipika cipiki seperti yang biasa disaksikan di sinetron-sinetron Indianesia, jadi [...]

  48. blog mantan kyai

    [...] kepada azas kemanfaatan. Dalam sebuah session di kopdar nasional 2008, kebetulan saya mengikuti tausiyah dari Ustad Budi Putra tentang etika dalam menerbitkan tulisan di [...]

Leave a Reply


1 June 2010 • Pekerjaan • ardyansah

Ketika mendengar “canting”, orang pasti terpikir perangkat mungil berbentuk cawan dengan pegangan dan ujung “pena” yang biasa digunakan oleh seniman batik untuk menggores dan memberi sentuhan akhir untuk karya-karyanya. Canting adalah simbol kesadaran untuk berkarya. Kecil, bersahaja, tetapi sangat besar peranannya. Barangkali filosofi inilah yang mendasari Derry Sunarso, sutradara rendah hati yang karyanya banyak terinspirasi kemegahan [...][...]

26 January 2010 • Ketertarikan, Pekerjaan, Penuturan • ardyansah

Menulis, -menurut saya- dalam banyak hal tak jauh berbeda dari mendesain. Sama-sama merancang, sama-sama mengandalkan ide sebagai ruh, sama-sama bekerja dengan imajinasi (dan atau fantasi), sama-sama membutuhkan kreativitas untuk mengemasnya menjadi sebuah entitas karya,  juga yang pasti sama-sama tak mudah mengerjakannya. Estetika dalam desain bisa dinilai dari bentuk, komposisi, warna, dan elemen-elemen visual lainnya. [...][...]