Ditulis Oleh: Sawali Tuhusetya
Pada saat pertama kali ngeblog, saya hanya berpikir untuk memenuhi tuntutan kreativitas semata. Melalui blog, saya bisa dengan mudah memublikasikan tulisan, tanpa dibatasi lagi oleh prosedur keredaksian sebagaimana kalau saya mengirimkan tulisan di sebuah media cetak. Saya bisa memublikasikan tulisan kapan saja saya mau. Hanya duduk di depan layar monitor, bau otak saya bisa tercium di dunia maya; bisa diakses banyak orang secara lintasgeografis dan lintasbudaya.
Namun, beberapa bulan kemudian, saya mendapatkan pencerahan baru. Blog ternyata tak semata-mata sekadar digunakan untuk memenuhi tuntutan kreativitas, tetapi juga bisa digunakan untuk menggelorakan semangat berbagi dan bersilaturahmi. Berbagi tak harus dipahami secara harfiah dalam bentuk materi, tetapi lebih pada upaya untuk berbagi informasi dan pengetahuan yang justru lebih tak ternilai harganya.
Yang tak kalah nilainya jelas ranah silaturahminya. Ngeblog bisa menghadirkan banyak sahabat dari berbagai latar belakang. Memang beda dengan silaturahmi di dunia nyata. Bisa langsung bersemuka dan berdialog. Kita pun bisa menangkap karakter dan sebagian sifat-sifatnya. Bagi saya, bersilaturahmi di dunia maya tak kalah daya tariknya. Memang kita amat buta dengan berbagai macam atribut yang melekat pada sahabat-sahabat maya itu. Kita hanya bisa main tebak-tebakan terhadap karakter seorang teman bloger hanya berdasarkan tulisan yang tersaji di blog. Itu pun belum tentu sahih. Meski dijadikan sebagai media berekspresi, tulisan dalam sebuah blog belum tentu menggambarkan karakter sang bloger yang sesungguhnya.
Saya sendiri sering terjebak pada masalah gender dan seks. Saya sering menjumpai teman bloger yang masih sangat “enjoy” bersembunyi di balik anonimitas, tetapi saya sangat menghargai dan mengapresiasinya. Ilmu pragmatik agaknya tak mempan juga untuk membedah kaitan antara bahasa dalam blog dan jenis kelamin, hehehehe …. Namun, bagi saya, hal itu bukan hal yang terlalu penting benar untuk dipersoalkan. Bukankah kompleks blogosphere memang tak kenal sekat-sekat seksual dan unsur-unsur primordialitas yang lain dalam mendedahkan pemikiran-pemikiran kreatif kepada pengunjung?
Itulah salah satu dinamika bersilaturahmi di dunia maya lewat media blog. Selalu saja menyisakan daya pesona yang menggelitik untuk terus ditelusuri. Makanya, saya sangat “enjoy” bersilaturahmi lewat blog dengan saling berkunjung dan memberikan komentar, meski seringkali terasa benar OOT-nya, haks. Yaps, salam kreatif dan salam ngeblog! ***
***
Saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Pak Sawali atas waktu dan kesediaannya untuk menjadi Guest Blogger di rumah saya ini. Matur Nuwun Pak!
September 13th, 2008 at 11:57 pm
tak PERTAMAXXXXX-i dewe !!!
ngeblog telah “mempertemukan” saya dengan banyak manusia, yang berarti juga telah membantu memperlebar sudut pandang saya. sadar untuk tidak menjadi gumedhe, sabar untuk menerima kritik dan masukan … well eniwei … blogging mencerahkan, spam itu menyebalkan
September 14th, 2008 at 12:45 am
tak keduaxxxxxxxx-i
hidup semangat berbagi dan bersilaturahmi dan hasilnya banyak rezeki
mas klo saya maen kesini harus bawa senter, gelap soalnya
apa mungkin karena sudah mantan kyai backgroundnya jadi item?
dulu pas jadi kyai pasti backgroundnya putih, he he he
September 14th, 2008 at 2:22 am
Ketiga
Hari hari saya menjadi cerah saya menemukan dunia di sini
Tetap Semangat Berbagi menjadi semakin Kaya
Terima Kasih Mas Ardy Juga Telah berkenan menjadi Inspirator serta terima kasih silaturahminya
September 14th, 2008 at 3:33 am
Nice article,
Jadi semakin semangat ngeblog negh.
Salam kenal Mas.
September 14th, 2008 at 4:08 am
[...] berbagi semua, semoga bulan ini menjadi bulan Ramadhan Terbaik yang pernah dirimu, dirimu, dirimu dan dirimu semua lalui. Mari menjadikan negeri ini lebih nyaman ditinggali dan [...]
September 14th, 2008 at 4:08 am
Tak kenal maka tak sayang bukan begitu cak?
September 14th, 2008 at 7:34 am
Kalo sholat ada wudhunya,
Kalo militer ada apel paginya,
Kalo membangun blogsphere ada blogwalkingnya
Salam blogger!
*jadi berasa aktivis*
September 14th, 2008 at 8:27 am
ngeblog…bikin gue bisa bicara apa aja… punya temen baru unt curhat…
September 14th, 2008 at 10:35 am
saya juga heran, kenapa saluran silaurahm,i di dunia blog lebih lancar ya Suhu. Sementara di dunia keseharian kerap macet krn urusan beda strata sosial, beda kelamin dsb…
September 14th, 2008 at 10:49 am
Saya pandang2 foto kedua .. fotonya Betty Lafea yah ? hihihi.. Bloging intinya memang persahabatan kok…. so dengan ngeblog bisa nambah jumlah sahabat hehe
September 14th, 2008 at 11:06 am
@bluegreen: saya berencana ganti template yang item meles



@genthokelir: sama-sama mas
@jauhari: yoi bos. berarti sampean saiki sayang mbik aku ya
@aryo sanjaya: jadi kapan demo
@meme: curhat ke saya dong me. masih jomblo kah???
@gus: hmm..mari kita tunggu komentar pak sawali yang nulis ini artikel
@zalukhu: bukan betty sayang. itu maria mercedes
September 14th, 2008 at 11:45 am
di dunia nyata kita punya rumah, di dunia maya Blog bisa jd rumah kita ..walaupun statusnya ngontrak di webhost :d. jd menurutku dg pnya blog, kita punya identitas di dunia maya ini. Blog bisa menjadi wajah dan jati diri kita di Dunia Maya. Cmn yg jadi mslh, ngeblog juga kudu bayar ya bro
) .. bener wong jowo blg “Jer Basuki Mawa Bea” ;p
September 14th, 2008 at 11:58 am
Betul banget! Ngeblog ternyata lebih dari sekedar menghadap PC trus memelototi tulisan di monitor. Ngeblog ternyata juga ada unsur manusiawinya, yaitu bersosialisasi.
September 14th, 2008 at 1:36 pm
Tul, ngeblog jga sbagai ajang silaturahmi
September 14th, 2008 at 2:09 pm
jadi intinya ayo ngeblog untuk berbagi.iya ga mas
September 14th, 2008 at 3:11 pm
Silaturahmi itu menerima apa adanya, termasuk OOT’nya
September 14th, 2008 at 3:23 pm
wew… akhirnya jadi dipublish juga, haks… saya sangat menikmati komentar temen2, mas ardy. agaknya, blog memang menjadi media yang strategis, bahkan demokratis, untuk saling berbagi dan bersilaturahmi. demokratisnya karena jelas ndak pernah embeda-beakan latar belakang status, budaya, sosial, kepejabatan, ata unsur2 primordial lainnya. gara2 ngeblog juga kan saya jadi kenal sama mas ardy, hehehehe
ok, salam ngeblog buat temen2 semua, mas ardy.
September 14th, 2008 at 4:49 pm
ooo kuwi sampeyan posting digawekke wong liyo ta?? hahaha…seepp lah…salam buat pak Sawali, punya anak cewek gak?? hehehe…
September 14th, 2008 at 5:12 pm
selain untuk berbagi dan silaturahmi, indahnya dunia blog adalah tak mengenal strata. yang ada hanya category dan tags
September 14th, 2008 at 8:01 pm
Pak Sawali, menurut pendapatku, adalah raw model yang sangat baik dalam khazanah per-blogger-an.
Kalau Anda punya moncong suara, suarakanlah kepada para petinggi-petinggi blog terutama dalam Pesta Blogger tahun ini bahwa Pak Sawali sangat capable untuk dijadikan nara sumber acara misalnya…
Setuju nggak?
September 14th, 2008 at 11:18 pm
setujuuu, dengan blog saya jadi bisa kenal sama bang “mantan kiyai”
September 15th, 2008 at 2:17 am
Betul kata Bpk. Sawali, tapi akan lebih baik lagi kalo jarang2 kita melakukan silaturahim yang nyata (kopdar)…gimana?!
September 15th, 2008 at 6:50 am
@mantan kyai
Lho baru nyadar? wah ternyata dan sepertinya BERTEPUK SEBELAH TANGAN… nasib nasib
*nyungsep*
September 15th, 2008 at 8:27 am
hmmm sepertinya saya bakal open blog waktu lebaran di blog saya hari ke2!
biar bisa silahturahmi dan maaf2annya cepet!
wekekekekekek!
September 15th, 2008 at 8:46 am
Yoi … ngeblog lah dengan riang gembira
September 15th, 2008 at 9:23 am
saya juga seneng silaturahmi…
biar tambah asik selaturahminya aku pasang commentLuv sama Nofollow Free… jadi blogku juga secara fitur bersahabat, dan mensilaturahmii blog yang lain…
hahaha….
September 16th, 2008 at 5:55 am
indahnya berbagi
September 17th, 2008 at 4:59 pm
Meski anonim, setidaknya internet masih menawarkan berbagai kemudahan untuk melacak balik.. itu yang juga menarik..
Anyway, hidup dunia maya!!
September 18th, 2008 at 1:04 pm
Karena blog juga, saya jadi kenal sampeyan
September 19th, 2008 at 6:32 pm
Setuju…. Ngeblog salah satu media silaturahmi yang cukup bagus…. Yo Mari ngeblog……
September 20th, 2008 at 2:11 am
Ngeblog menjadikan kita juga lebih sabar, membaca komentar satu persatu, yang kadang bikin geleng-geleng kepala, kadang bikin tersebnyum, ada yang membuat kita lebih sabar lagi dengan komentarnya yang “keras”
September 27th, 2008 at 6:48 pm
ngeblog, salah satu cara untuk saya bisa diterima oleh komunitas lain diluar kehidupan real. Dengan Ngeblog juga pergaulan saya bisa jadi lebih luas, walau sebatas didunia maya..