Wah, wah, wah, lama juga rupanya blog ini tidak saya urus, tulisan terakhir di blog ini tertanggal 25 Oktober tahun lalu. Kemana saja saya 2-3 bulan ini??? Hahaha… mau tahu aja sih.
Ya, sudahlah. Saya juga belum yang mood banget untuk nulis (selain juga belum punya bahan untuk dijadikan tulisan). Jadi, tulisan ini hanya akan menjadi artikel antara aja di blog. Gak penting, tapi menjadi penting untuk membuat Google tetap mengenalinya.
Ketika mendengar “canting”, orang pasti terpikir perangkat mungil berbentuk cawan dengan pegangan dan ujung “pena” yang biasa digunakan oleh seniman batik untuk menggores dan memberi sentuhan akhir untuk karya-karyanya. Canting adalah simbol kesadaran untuk berkarya. Kecil, bersahaja, tetapi sangat besar peranannya. Barangkali filosofi inilah yang mendasari Derry Sunarso, sutradara rendah hati yang karyanya banyak terinspirasi kemegahan [...][...]
Menulis, -menurut saya- dalam banyak hal tak jauh berbeda dari mendesain. Sama-sama merancang, sama-sama mengandalkan ide sebagai ruh, sama-sama bekerja dengan imajinasi (dan atau fantasi), sama-sama membutuhkan kreativitas untuk mengemasnya menjadi sebuah entitas karya, juga yang pasti sama-sama tak mudah mengerjakannya. Estetika dalam desain bisa dinilai dari bentuk, komposisi, warna, dan elemen-elemen visual lainnya. [...][...]
copyright songoo & pilarmedia
theme by themejob
January 24th, 2010 at 7:42 am
Wew…
Blog Ireng ganti klambi…
Ikut mengisi kekosongan…
January 24th, 2010 at 7:43 am
Ben ora ketok kosong, aku tak comment ping loro…
January 24th, 2010 at 8:34 am
hahahaha… harap maklum pak mar.. selain mantan kyai.. sekarang saya kan mantan blogger juga =))
January 24th, 2010 at 11:33 am
Halo kakak kelas
January 24th, 2010 at 10:35 pm
sudah lama menunggu, akhirnya keluar dari gua.
February 19th, 2010 at 2:31 am
suwe pancen kosonge….