Berapa harga kenangan? Priceless? Dalam pengertian apa “priceless” mu? Tidak bisa diukur harganya, atau tak berharga? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang mencecar pikiranku ketika pertama kali menginjakkan kaki lagi dipelataran SMA Negeri 1 Tuban setelah hampir 10 tahun meninggalkannya. Mataku menjelajah, memindai tiap sudut sambil berharap masih bisa menemukan dan mengenali tempat-tempat dimana aku dulu pernah begitu bahagia menikmati kemudaan bersama guru, sahabat, teman, dan yah -anggaplah- pacar ketika itu
Tetapi rupanya 10 tahun adalah rentang waktu yang panjang. Apa yang kubayangkan tentang sekolahku dulu rupanya sama sekali berbeda dengan apa yang ada dihadapanku.
Dari gerbang utama aku mulai menyisir pandangan ke berbagai penjuru. Gedung aula bersahaja yang dulu (dan hingga saat ini) menjadi pusat kegiatan sekolah, kini telah dirombak megah dengan dua pilar mediteran yang menjulang, sangat berkelas berbeda. Sambil menghela nafas panjang, akupun tinggal bisa tersenyum mengenang semua yang pernah terjadi pada diriku didalam bangunan itu, penerimaan siswa baru, pelantikan pengurus OSIS, Gema Harpa (eks.kul paduan suara), lembur mengerjakan dekorasi untuk berbagai acara, menyelinap kabur dari shalat tarawih berjamaah, berada diatas podium membuka semua acara berbau keagamaan (maklum dulu pengurus OSIS Ka.Sie. Keagamaan), menjadi vokalis dalam sebuah seleksi band (dan -tentu saja- kalah), menjadi saksi pementasan theater ter-norak tapi terlucu (bahkan mungkin juga terbaik) sepanjang sejarah SMA Negeri 1 Tuban, Theater Mbeling, dan banyak lagi yang tidak mungkin habis jika kutuliskan di blog hitam ini.
Memasuki pelataran utama, harapanku untuk menemukan “situs-situs” yang dulu pernah aku nodai semakin kabur
. Lapangan upacara ala kadarnya yang dulu tiap senin aku wajib menjemurkan diri disana, kini telah berubah beralaskan paving block yang bersih dan terawat, sementara dari tempat aku berdiri yang paling mencolok penglihatan adalah ruang-ruang kelas yang kini telah berubah menjadi 2 lantai, bangunannya tampak kokoh, warna temboknya bersih, daun jendelanya juga komplit, sama sekali berbeda. Semakin ke dalam aku semakin tidak mengenali bangunan sekolahku ini, aku seperti sedang berada di suatu tempat yang baru, entah apa yang telah diperbuat terhadap denah asli bangunan ini
. Kalaupun ada yang membuatku tak merasa asing adalah sapaan dan sambutan hangat dari orang-orang yang telah begitu berjasa bagi kehidupanku, guru-guruku.
Memandangi wajah-wajah tulus mereka inilah kemudian pertanyaanku tentang “priceless” sedikit menemukan jawaban. I love you all dear teachers
***
Reuni Akbar 2010
Meskipun ambience-nya tak lagi seperti dulu, tetapi aku sepertinya harus sering-sering menjenguk tempat yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupanku itu. Bisa sebagai tombo kangen (pelipur lara), bisa juga sebagai bentuk tanggung jawab karena telah ditunjuk menjadi panitia Reuni Akbar SMA Negeri 1 Tuban 2010. Aku yang saat ini diberi mandat untuk mengurusi website alumni dan reuni, ditugaskan “hunting” foto-foto lawas di bagian kesiswaan dan OSIS, sesuatu yang membuatku semakin merindukan masa berseragam abu-abu. Dan alhamdulillah yang kutemukan hanya foto, jamanku belum mengenal format *.3gp
Postingan ini sekaligus himbauan bagi alumni SMA Negeri 1 Tuban yang kebetulan adalah blogger atau pengelola website untuk menyebarkan kepada khalayak tentang acara akbar kita tahun depan. Tak peduli kalian Dosen yang Pegawai Negeri atau Jurnalis yang Pegawai Swasta, kalian harus ikut menyebarkan perihal acara ini sekaligus website resmi-nya. Harap dijadikan maklum
March 11th, 2009 at 6:00 am
semoga sukses perhelatan akbarnya, dan menambah semarak paseduluran alumninya….
March 11th, 2009 at 6:35 am
@suryaden: amiin !!!
March 11th, 2009 at 7:10 am
acara ini semoga sakses mempertemukan dirimu dengan gadis2 bahenol bin sexy dari SMA mu itu
March 11th, 2009 at 7:31 am
masa-masa SMU adalah masa yang paling menyenangkan, tak terlupakan sepanjang masa. Pengen mbalik masa SMA lagi, bisa deket gadis berseragam putih abu-abu lagi, bisa kejar-kejaran sama guru tatib lagi, bisa di jemur tiap hari lagi, wes pokoke gak bakalan lali….
March 11th, 2009 at 7:44 am
loh SMU to? katanya SMS = sekolah menengah siluman (lmao)
March 11th, 2009 at 8:23 am
Jd teringat waktu diundang tampil d reuni halal bihalal Sma 5 Tuban dulu.
Sangat brkesan, suaraku agak fals waktu lagu pertama. Tp Alhmdllh lagu ke2 dan ke3 lumayan enak d dengar.
*kangen jg makan cumi²*
March 11th, 2009 at 8:48 am
@aLe: setahuku di tuban sma negerinya cuma 3. kamu konser dimana le??
)
March 11th, 2009 at 9:22 am
trus..? aku kapan di undang?
March 11th, 2009 at 11:22 am
aku kok lupa yah jaman SMA dolo dimana yang berkesan … yg ta inget cuman tiap taun beda sekolah, SMA 3 taun yah 3 sekolahan (lmao)
March 11th, 2009 at 2:58 pm
cara menodai situs tuh gimana caranya ya. bagi dong ilmunya,he..he…*gi bosen di FB*hiks
March 11th, 2009 at 5:22 pm
Om, wit asem sing akeh gendruwone sik onok gak….?
March 11th, 2009 at 5:26 pm
kalo mantan kyai yang minta, apa yang tidak kita berikan…
(tulus iki bos..)
March 11th, 2009 at 5:29 pm
humm.. aku juga mau ngadain reuni ah.. wekekkeke…
jadi terinspirasi neh..
March 11th, 2009 at 5:46 pm
@zenteguh: wit asem pancet magrong2 ra ono seng wani negor
. sekalian ndaftaro ng web-e bos. kang topan yo wes daptar kuwi
March 11th, 2009 at 11:23 pm
sukses ya buat acaranya..
*jadi kepengen reunian jg
March 11th, 2009 at 11:27 pm
Juooossss…. selalu biasakan untuk menanyakan pada diri kita apa yang bisa beri, jangan hanya menanyakan apa saja yang bisa kita terima…
Sukses terus bro… mmuuaacchh….hoeekkkk
March 12th, 2009 at 2:01 am
pancen oke…
mugo2 sukses yoaw
March 12th, 2009 at 4:13 am
piro korbanmu mbiyen jaman smu? kodew kabeh po? kekeke
March 12th, 2009 at 6:54 am
Anda kalau reuni jangan ngisin-isini angkatan lho, Mas..
Potong jenggot kamb.. eh jenggotmu sbeleum ber-reuni hehehe
March 12th, 2009 at 8:33 pm
Sukses deh
March 13th, 2009 at 10:44 am
hidup smasabaya… hah????
sorry 1000x.. gak nyambung, iki tuban yo?? duduk suroboyo jeh!
March 13th, 2009 at 5:22 pm
Selamat dan sukses kang..
btw kenangan itu mahal.. kmarin ada 19 siswa sma muhammadiyah ponorogo tercebur ke sungai, karena jembatan putus.. gara2 bikin foto untuk buku kenang-kenangan sma… kasian.
March 13th, 2009 at 7:13 pm
wahh pasti banyak kenangan yap om di SMA nya
March 14th, 2009 at 12:43 am
oalahhhh teko tuban tah ….
March 14th, 2009 at 2:06 am
Ah, sayah baru lulus SMA 2 tahun yang lalu… *masih males reuni*
March 16th, 2009 at 4:28 pm
Lho dulu SMA 1 Tuban ya? Kenal sama Hermi gak? Hermi Sulistyani
March 16th, 2009 at 4:31 pm
Rumahnya Kebonsari. Terus selepas SMA dia kuliah di sebuah PTN di Malang. Aku lupa nama PTN-nya, yang jelas bukan UM **berlalu sambil siul-siul**
March 16th, 2009 at 5:34 pm
@slamet: asu!!!
March 17th, 2009 at 11:16 am
HERMI SULISTYANI ki sopo??? cewekmu ndek sma biyen to?? opo malah kisah cinta tak berujung mu??? hahahaha…
March 17th, 2009 at 11:24 am
@tukang gunem: asyem.. ra sah dibahas ng kene (doh)
March 18th, 2009 at 12:48 pm
doh baca ini jadi kangen ma temen2 smu ku,,, untung bentar lagi ada reuni bulan depan di smu ku
March 22nd, 2009 at 8:13 pm
.
wekekekeke….
Selamat bekerja ya boss…
Ndak taunya acaranya juga bersamaan dengan SMA ku….
April 13th, 2009 at 11:09 pm
[...] berpisah dari SMA, saya sudah tak terlalu banyak mendengar kabar darinya. Hal terakhir (baca: terkonyol) yang saya [...]
April 25th, 2009 at 9:52 pm
sayang banget dari SMP sudah diungsikan dari TUban.. tapi tetep cinta kota tuban…
October 15th, 2009 at 11:21 am
23 thn yang lalu aq ingat nenggak towak dpan sma, langsung mumet, opo maneh sak iki kampus smaku wis rubah koyo istana, wuuualah apik tenan, smoga alumni tambah mantep.
January 17th, 2010 at 10:12 pm
Mas Ardiansyah, saya sudah check ke situs alumni ini: http://alumnismansatuban.org/
tapi ternyata kok sudah expired. Mohon diaktifkan lagi ya Mas. Teman-teman angkata saya (1985) yang ada di Jakarta dan Bogor pada bertanya kapan pastinya REUNI AKBAR akan digelar? Mereka ingin hadir kalo bisa pas hari libur ya Mas…. Salam hangat buat para alumni dan Guruku tersayang