Tak semua yang kita anggap baik itu baik, dan tak selalu yang tampak jahat itu jahat. Terkadang hanya masalah kelemahan dalam menyampaikan gagasan secara tepat dan proporsional, terkadang lebih karena tafsir yang tergesa-gesa.
Tak ada yang salah (jika tak boleh mengatakan tak ada yang benar) dalam bersikap dan bereaksi tentang sesuatu, tetapi bukankah selalu ada kanal atau celah -sesempit apapun- untuk diskusi dan saling memahami? Ataukah kita memang cenderung lebih menikmati prasangka?
Hidup memang gampang-gampang-susah. Gampang dituliskan, gampang diucapkan, tetapi sangat susah untuk dilaksanakan. Atau anda punya pendapat lain tentang video diatas? Silahkan komentar !!!
***
Video ini hanyalah guyonan, tapi postingan ini cinta damai ![]()
Video pinjem dari blognya Sharon
February 10th, 2009 at 11:42 am
DAPET PERTAMAX !!!!
HE…HE..HE… NAMANYA JUGA MANUSIA
February 10th, 2009 at 11:44 am
Karena berprasangka itu indah…(idiot)
February 10th, 2009 at 12:02 pm
untung saia gajah, jadi kalo mo prasangka baik-buruk itu bebas terserah saia
February 10th, 2009 at 12:17 pm
kalo di liat dari videona mah itu bukan prasangka, orangna aja idiot pake gituan … heueheuheuh
berprasangka sifat dasar manusia toh … alah opo ae
February 10th, 2009 at 12:54 pm
mas, sy terharu banget baca tulisannya sampean….
ikz.. ikz…
February 10th, 2009 at 1:16 pm
lha… ngono po’o jeh… tunjukan bahwa anda memang sudah tua! hahaha
February 10th, 2009 at 3:21 pm
Udah aku liat videonya di tempat Sharon, mengerti maksudnya
February 10th, 2009 at 4:06 pm
wahahaha…
mungkin stereotype tentang kondom juga mirip itu yach… padahal mungkin karena kondom mencuri beberapa prosen kenikmatan saja…
February 10th, 2009 at 4:07 pm
Aku lebih suka berprasangka positif
February 10th, 2009 at 4:43 pm
kata kyai dan MUI, suudzon itu dosa
February 10th, 2009 at 7:34 pm
untung saya kucing jadi bebas dari prasangka. palingan kalo lihat pindang suka ngiler hehehehe
February 10th, 2009 at 7:41 pm
betul om, kadang kita hanya melihat dari luarnya ajah, seperti yang saya alami hiks hiks hiks huwaaaaaaaa…jadi cedih ni om
February 10th, 2009 at 9:01 pm
jadi apa anggapanmu tentang genthokelir
February 10th, 2009 at 10:24 pm
hehe…
ancen lek gawe konok an kuwi, wes di cap elek!…. wes identik
February 10th, 2009 at 10:26 pm
February 11th, 2009 at 7:30 am
Prejudice is ignorance…
February 11th, 2009 at 11:21 am
Memeluk
dan menciummantan kyai dengan mesra….Nah, kalau begitu prasangkanya bagaimana tuh?? Huehehe….
February 11th, 2009 at 12:33 pm
Saya suka yg positif..
February 11th, 2009 at 12:57 pm
Mas Mantan,
video yang ditampilkan itu sangat menarik. Menunjukkan bahwa orang sudah terbiasa dengan pola/pattern.
Bahwa topeng itu adalah perampok, bahwa gundul itu tentara, bahwa bomber itu berjenggot.
Itulah perangkap pola, dan tidak bisa tidak, sekecil apapun kita sering berada dalam perangkap tersebut.
Begitu ?
February 11th, 2009 at 1:34 pm
Karena orang menilai dengan cara yg berbeda2 so berpikirlah dahulu sebelum berucap karena dihujat dan menghujat itu sama saja.
nyambung gak ya ma postingan di atas
February 11th, 2009 at 2:29 pm
videonya ndak bs diliat mas…jadi ga bs ikutan komentar
tapi kalo bs diambil garis tengahnya : ” melihat, berfikir, memahami.. baru berkomentar”. betul ga mas?
February 11th, 2009 at 2:49 pm
doh apes, ndak bisa denger suara bapak2 itu, warnet lagi reme banget *toh kalao pun kedengeran, ndak bakal paham bahasae hehe*. yang jelas, mereka pada lari di sangka rampok ya?
memang, dengan penampilan dan image yang dibawa, menjadikan prasangka semakin kuat. contohnya seperti video ini. susah juga seh pingin berpikir postitf kalao pakaian perampok kayak gitu
February 11th, 2009 at 8:59 pm
yang penting berprasangka baik
hihihi
February 12th, 2009 at 5:09 am
Wakakakaka…
Videonya lucu, padahal gak mau ngapa2in tapi dikira perampok gara2 muka ditutup kaos kaki..
Baik dan buruknya prasangka tergantung masing2 orang bagaimana menganalisa sesuatu..
February 12th, 2009 at 12:50 pm
aq suka cinta damai, PEACE
sama seperti koment mas nopy, Namanya juga manusia…
February 12th, 2009 at 3:05 pm
Walah.. saking ae wong aneh iku kang
February 27th, 2009 at 1:42 pm
Walah, untungnya tuh presenter datang ke toko-toko yang pemiliknya tidak memiliki senjata api. Kalau pemilik toko memiliki senjata api, bisa-bisa kena tembakan akibat panik…