22 May 2009 • Keyakinan, Renungan • ardyansah

Ini bukan soal laki-laki atau perempuan. Tetapi setiap kelahiran adalah hadiah yang layak untuk dirayakan. Meskipun yang saya tahu ada selisih satu kambing lebih banyak untuk menandai kehidupan seorang bayi laki-laki. Diskriminasi? Ah, saya tak mau ambil pusing soal itu … :D

Tetapi tentu bukan masalah bagi “Sang Juragan Etawa” untuk menyediakan berapapun kambing demi merayakan kelahiran sang buah hati, bayi laki-laki yang siang ini menjelang Jum’atan ditakdirkan menjadi penghuni baru di planet bumi tercinta. Bahkan jika seluruh kambingnya disembelih sekalipun, saya yakin tak akan mengurangi kebahagiaannya hari ini. :D

Ya, Gunung Kelir sedang berbahagia. Segala puja dan puji pasti sedang dialamatkan ke Gusti Allah sang Maha Pemberi Hidup. Semoga dipuncak ketinggian gunung saksi Ziarah Blogger itu pintu langit lebih mudah dijangkau, lebih murah menurunkan berkah. Untuk apapun do’a Kang Gentho sekeluarga, kami dari kejauhan hanya mampu turut mengamini. Selamat Berbahagia Kang!!!

{ 27 Comments } to Kabar Bahagia dari Gunung Kelir

  1. LuXsmaN

    Alhamdulillah…..

    mungkin nanti AQIQAH anakne kang gentho iso nyampe’ nang SUROBOYO

  2. gajah_pesing

    Selamat atas kelahiran putra ke dua Keluarga Totok, semoga menjadi anak yang sholeh. Amin

  3. senoaji

    bahagia sedang menyelimuti tempat dimana tanjakkan2nya membuat motorku angkat ban,

    selamat buat Kang Totok semoga menjadi putra kedua manambah berkah dan rezki dan tentu saja sholeh. Amin

  4. genthokelir

    matur nuwun doa sampean terkabul juga mas terima kasih untuk semua dan penantian ini telah di setujui Allah SWT dengan doa sang mantan kyai

  5. Andy MSE

    laire dino Jum’at.. podho anakku sing nomer 2.. (dance)

  6. suryaden

    selamt berbahagia, semoga semua dikaruniai berkah wilujeng…

  7. ridwanox

    slmat berbahagia moga disempurnakan keluarganya…dan menjadi keluarga yang sakinah,mawadah,warrohman…

    salam nal kang kiyai

  8. zenteguh

    selamat..selamat…mas.
    (lo kok mantan kyai doane manjur..?)
    kekek..

  9. arifudin

    selamat buat kang gento;)

  10. denologis

    semoga menjadi anak yang shalih…. :)

  11. ajengkol

    Selamat atas lahirnya putra mas Totok Insya menjadi anak yang shaleh berguna bagi keluarga bangsa dan agamanya . . Aqiqahnya sampai jakarta ndak neh ?

  12. deteksi

    wah selamat atas kejantanan kang gento yang sudah terbukti! haibat kang!

  13. kyai slamet

    Semoga gak uireng tur uelek kaya bapakke

  14. sentot

    selamat kang gentho, semoga menjadi anak yang sholehah

  15. galuharya

    selamat atas kelahiran putra pertamanya mas totok

    semoga dijadikan anak yang berbakti bagi keluarga,agama dan negara

    *melu bungah*

  16. ciwir

    selamat…

  17. DV

    Wah, anak gentho mengko nek gedhe dadi gentho juga ngga yo? Hehehehe….

  18. aRai

    kapan kita nengok sang jabang bayi … hehe

  19. sawali tuhusetya

    amiiin semoga kelak menjadi putra yang sholeh. selamat buat mas totok dan keluarga.

  20. emfajar

    selamat berbahagia buat kelahiran putranya..

  21. meylya

    selamt…selamat…

  22. adipati kademangan

    waahh selamat semoga menjadi anak yang bisa menjadi kebanggaan orang tua

  23. sof

    ikutan ucapin selamat…

  24. Yari NK

    Walah…. kok tega amat orang dipadhake kambing sih mas?? :mrgreen: Lha wong podho kambinge kok ngambing2in orang sih?? Huehehe….. :mrgreen:

    Ya udah deh, turut bahagia aja untuk kelahiran anak kambing kang gento.. mudah2an tumbuh jadi anak yang soleh ya. Amin. :)

  25. ericova

    selamat bang ^^ jangan lupa etawanya huehehehe :D

  26. marsudiyanto

    Kapan Mantan Kyai punya momongan lagi???

  27. Daniel Mahendra

    Ah, akhirnya dinasti Genthokelir memiliki pangeran sebagai penerus kerajaan…

Leave a Reply


26 January 2010 • Ketertarikan, Pekerjaan, Penuturan • ardyansah

Menulis, -menurut saya- dalam banyak hal tak jauh berbeda dari mendesain. Sama-sama merancang, sama-sama mengandalkan ide sebagai ruh, sama-sama bekerja dengan imajinasi (dan atau fantasi), sama-sama membutuhkan kreativitas untuk mengemasnya menjadi sebuah entitas karya,  juga yang pasti sama-sama tak mudah mengerjakannya. Estetika dalam desain bisa dinilai dari bentuk, komposisi, warna, dan elemen-elemen visual lainnya. [...][...]

24 January 2010 • Remahan • ardyansah

Wah, wah, wah, lama juga rupanya blog ini tidak saya urus, tulisan terakhir di blog ini tertanggal 25 Oktober tahun lalu. Kemana saja saya 2-3 bulan ini??? Hahaha… mau tahu aja sih. Ya, sudahlah. Saya juga belum yang mood banget untuk nulis (selain juga belum punya bahan untuk dijadikan tulisan). Jadi, tulisan ini hanya [...][...]