6 March 2009 • Keganjilan, Remahan • ardyansah

Ini bukan postingan lanjutan dari episode marah yang sebelumnya sudah saya tulis di blog hitam pekat ini, tetapi teori bahwa hasrat yang tak tersalurkan akan membuat orang berperilaku “menyimpang” agaknya mendapat sedikit “pembenaran” saat saya menyaksikan sebuah acara gosip pagi ini :D

Eits, jangan keburu berfikir saya menggemari acara-acara pergunjingan semacam itu ya, tetapi sekelebat menyaksikan gambar setengah telanjang yang dikaburkan dengan wajah dua pesohor lain jenis tersembul-sembul tak urung membuat naluri pemburu kenikmatan seperti saya menghentikan “browsing” channel tv di acara gossip tersebut.

Seorang duda dituduh melakukan improvisasi yang berlebihan kepada lawan mainnya ketika sedang beradegan mesum diatas ranjang, sang lawan main -yang juga adalah ratu mesum pada jamannya- merasa terlecehkan karena si duda meremas benjolan auratnya dengan penuh nafsu. Sementara sang duda yang sudah beberapa bulan peran kelelakiannya kepada seorang biduanita penggergaji telah digantikan oleh seorang pemuda kinyis-kinyis hanya bisa bengong sambil barangkali (barangkali lho ya, lha wong videonya nge-blur gitu)  memegangi sesuatu dibagian tubuhnya sambil berbisik, “Sabar ya dek, sabar!!!”. :D

Tentu saja deskripsi cerita diatas saya tambah-tambahi sendiri menurut kebiasaan penulisan saya di blog terkutuk ini, tetapi bagi yang sudah melihat adegan si duda dan si ratu mesum, tentu bisa maklum dan mengerti, sekaligus akan memaafkan kemarahan saya tempo hari. Kalau kemarin saya menulis: Marah itu tidak enak, apalagi kalau pas pasangan lagi datang bulan, barangkali si duda akan meng-koreksi seperti ini: Horny itu tidak enak, apalagi kalau pas pasangan diambil orang :D

Anda punya koreksi sendiri untuk masalah ini ???

{ 39 Comments } to Jangan Improvisasi Sembarangan

  1. siluman

    wakakakaka… manusia telah meniru langkah siluman

  2. Kyai slamet

    Tanya saja sama panjul, dony, epat dan anang!

  3. tukang Nggunem

    Wah eduunn update tenan berita gossip-e… aku malah durung ngerti sing iki… nanti tak kabari lagi kalo aku udah tau langsung…

  4. mantan kyai

    disclaimer: cerita bisa benar bisa nggak. tergantung apdet wartawan gosip :) )

  5. tukang nggunem

    @ Kyai Slamet : kaaammmfffrrreeettttttt……

  6. genthokelir

    hush marah yah

  7. suryaden

    kamu nggak cocok kerja di depan kamera, kamu cocoknya kerja di kandang sapi… ketik reg spasi remas.. :lol:

  8. gajah_pesing

    Benjolan empuk mengundang sensasi

  9. aRai

    duh maaf saya tidak suka gosip … hukumnya haram

  10. marsudiyanto

    benjolan lebih nikmat ketimbang tidak benjolan…

  11. marsudiyanto

    Apa beda BenJoll dengan BenJoell???

  12. Nyante Aza Lae

    berawal dari miskomunikasi???
    dalem banget nih mas…

  13. cebong ipiet

    hoax..ndi pidio ne

  14. tiga13elas

    kasian adeknya…

  15. DV

    Huaaaaa.. ngguyu ngakak moco postingan iki!

  16. gum

    “ratu mesum pada jamannya”
    berarti saiki wis kadaluwarsa
    *ngakak*

  17. priandhani

    belom mudeng sama isi postingannya, tapi saya suka sama tampilan blognya.

    mesti banyak belajar di sini nih, keren2 desain vektornyeh…:)

    lam kenal.

  18. mudz069

    Genjur genjur tak bertulang,
    Jan mak nyuss……….

  19. zenteguh

    HORNY emang gak enak bos
    wong HORor yang medeNY…(qiqiqi)

  20. kacrut

    dasra mesum..

    eh emang yg dibicarain juga mesum juga seh.. wekekekkeke :p

    komen saya.. ya sama2 mesum.. wakakkakaka

    baik yg ngomongin.. maupun yg diomongin… :p

  21. aLe

    Seperti nyrempet artis neh :D

  22. Andy MSE

    ngakak baca komen pak mar… sangat menyentuh musuh bebuyutannya dalam komen-mengomen…

  23. -=«GoenRock®»=-

    Sableng tenan. Jiakakakak! Benjolan oh benjolan :roll:

  24. hanstoe

    waduh… benjolan panas?
    :D
    hihihihhiihihihihih
    batu bakar ya?

  25. okta

    oo…itu..tu, si SJ yaks ??
    *hahhaaaa, cuma cari sensasi doang itu mah, biar pilemnya laris manis..hahaa

  26. mbah sangkil

    pasti ini paiman… si perusak rumah tangga orang

  27. edratna

    Saya bingung, nggak ngerti dimana lucunya, kok Donny ngakak

  28. suwung

    salahe main pilem

  29. Godong

    benjolan panas???

    kalo knalpot panasss iya….

  30. Multimedia SMK Negeri 8 Semarang

    Wah blognya keren,kasih ilmu donk buat adik-adiknya. Kunjung balik ya mas ! Thank U

  31. ipanks

    lha ini masalah horny atau masalah adegan ranjang sih om?kok daku jadi bingung

  32. edo

    Duh fantasinya itu lo..

  33. Ikhsan

    Jaman wes edan

  34. Narmadi

    warna-warni keduniawian..he.he..he..

  35. novi

    sedang cerita kalau istrinya datang bulan :D

  36. casual cutie

    emang mas ardyansah lagi shooting film bokep ya??? wow…shooting dimana??? dapet peran apa??? ck ckc kc..

  37. wahyu

    haha..
    Improvisiasi itu bentuk kreativitas. Atau karena saking gemesnya..

    sebetulnya saya masih belum jelas. sejatinya benjolan yang dimaksud benjolan depan atau belakang to mas??
    :) )

  38. Andre

    Barusan saya lihat juga videonya di acara Bukan Empat Mata..ternyata betulan, bukan bohongan..:p

  39. Ericova

    wah ampun saya jangan d apa2in hwhwhw

Leave a Reply


1 June 2010 • Pekerjaan • ardyansah

Ketika mendengar “canting”, orang pasti terpikir perangkat mungil berbentuk cawan dengan pegangan dan ujung “pena” yang biasa digunakan oleh seniman batik untuk menggores dan memberi sentuhan akhir untuk karya-karyanya. Canting adalah simbol kesadaran untuk berkarya. Kecil, bersahaja, tetapi sangat besar peranannya. Barangkali filosofi inilah yang mendasari Derry Sunarso, sutradara rendah hati yang karyanya banyak terinspirasi kemegahan [...][...]

26 January 2010 • Ketertarikan, Pekerjaan, Penuturan • ardyansah

Menulis, -menurut saya- dalam banyak hal tak jauh berbeda dari mendesain. Sama-sama merancang, sama-sama mengandalkan ide sebagai ruh, sama-sama bekerja dengan imajinasi (dan atau fantasi), sama-sama membutuhkan kreativitas untuk mengemasnya menjadi sebuah entitas karya,  juga yang pasti sama-sama tak mudah mengerjakannya. Estetika dalam desain bisa dinilai dari bentuk, komposisi, warna, dan elemen-elemen visual lainnya. [...][...]