Bumi semakin panas. Kalau tidak percaya, silahkan perhatikan potongan baju yang dipakai wanita-wanita muda jaman sekarang: tipis, minimalis, dan terbuka. Berada di mall yang sudah sejuk ber-AC saja kadang mereka memilih mengenakan celana super pendek dan baju yang semampir ala kadarnya di tubuh-tubuh mulus mereka. Fiuh, bumi memang benar-benar semakin panas
Tentang hubungan bumi yang panas dan baju yang terbuka boleh jadi hanyalah hasil penalaran serampangan dari sekian premis yang tersedia. Tentu tidak benar bahwa pemanasan global mempengaruhi kecenderungan berpakaian terbuka para wanita, meskipun tidak ada yang membantah bahwa pakaian yang terbuka menjadi salah satu sumber “pemanasan”
Hari-hari belakangan, kita banyak menerima ajakan, seruan, himbauan, dan apapun itu sebutannya untuk lebih peduli terhadap bumi dan bahaya pemanasan global yang tengah mengancam. Yang terbaru, demi mensukseskan apa yang disebut “Earth Hour“, nanti malam kita bersama-sama penduduk 81 negara di dunia pada pukul 20:30-21:30 diminta untuk tidak menyalakan lampu dan peralatan elektronik lainnya yang selama ini dianggap sebagai salah satu biang kerok pemanasan bumi.
Tentu pemadaman listrik yang hanya 60 menit itu tidak serta merta mendinginkan bumi yang sudah terlanjur gerah, tetapi setidaknya upaya ini bisa menumbuhkan kesadaran kepada kita bahwa pemborosan dan inefisiensi sekecil apapun sudah semestinya dicegah demi kemaslahatan dan benefit yang lebih besar. Saya tiba-tiba teringat sebuah perusahaan negara yang gemar memadamkan listrik, tetapi jarang sekali saya dengar beroleh profit. Kabarnya sih, karena pemborosan dan efisiensi juga … ehem.
March 28th, 2009 at 9:02 am
bumi panas, badan panas, hati panas, otak panas…
jaahhh….
suruh wanita2 itu melepas bajunya.. baru nanti lampu dimatikan… kan ga enak juga klo terang2an…
March 28th, 2009 at 9:02 am
Wah boleh juga nanti ya.. dapet Pertamax kah aku?
March 28th, 2009 at 9:12 am
Saya nunggu Fatwa MUI saja…
March 28th, 2009 at 9:51 am
Bener tuh mas..apalagi bulan-bulan ini dan ke depan kita sudah mmemasuki musim pancaroba.menurut info dari BMk yang sy dengar dari radio..terjadi perubahan arah angin yang tidak membawa banyak uap air..jadi akan sering terjadi hujan di malam hari karena di siang hari terjadi banyak sekali penguapan…(lho kok jadi berteori gini heheh)..salam kenal mas..nice blog..Semoga semakin banyak sekolah yang mengutamakan lingkungan untuk menciptakan generasi yang ‘melek’ Bumi
March 28th, 2009 at 10:00 am
Lebih baik lagi kalau selama sejam itu kita juga menahan nafas, karena nafas yang kita keluarkan juga mengandung gas karbon dioksida. Gas rumah kaca. Juga kalau bisa juga menahan kentut selama sejam (itu sih gampang), karena kentut kita juga mengeluarkan banyak gas2 rumah kaca… huehehehe….
March 28th, 2009 at 10:11 am
Waduh! Gak isa nge-plurk nuw..
March 28th, 2009 at 10:48 am
insya allah tar malem mengimuti. tapi apa seluruh penduduk negeri ini mengikuti himbauaun ini ya?
March 28th, 2009 at 12:07 pm
waduh, saya ndak isa ngenet lak’an.. hehehehe
March 28th, 2009 at 1:01 pm
@dtrs: setubuh!!!!



@novianto: ati2 nek peteng akeh gendruwone .. hehehehe
@marsudiyanto: anita mui maksudnya???
@Yari NK: hahahaha… boleh juga idenya pak yari
@dafhy: beneran ikut??? kalao aku udah ikut tiap hari. lha jam 11 malem sampe pagi kan lampu2 rumah mesti dimatikan ya
@gajah+gempur: prei disik internet-e. ngulik bojone disik
March 28th, 2009 at 2:57 pm
1 jam saja..
March 28th, 2009 at 3:25 pm
1 jam untuk selamatkan bumi… yg jadi pertanyaan apakah hanya 1 jam itu saja seterus nya kembali kepada aktifitas yg kembali memanaskan suasana… tentunya di sertai dengan usaha yang seimbang agar bumi ini benar2 selamat
March 28th, 2009 at 6:16 pm
weleh … maling sudah siap siaga
March 28th, 2009 at 7:36 pm
dunia semakin panas…
March 28th, 2009 at 8:37 pm
Ndewek Ikut serta Es…. Awak ndewes..awak ndewes…..
March 28th, 2009 at 9:11 pm
kenapa cuma 1th sekali ya? coba tiap bulan 1 jam ..
March 28th, 2009 at 10:59 pm
pengennya tadi matikan listrik selama wan hawer itu, tapi saya jadi mikir lebih panjang. jangan2 nantinya malah saya dituntut melecehkan dan meniru2 PLN.
March 29th, 2009 at 12:38 am
Asem!!! Paragraf pertama dan kedua cantik tenan!
Tentu pemadaman listrik yang hanya 60 menit itu tidak serta merta mendinginkan bumi yang sudah terlanjur gerah,
Ya, ada usahalah…
Kalau Goenoeng merasa melecehkan sebuah BUMN, rasa-rasanya masih ada dua orang lagi yang merasa perannya dinafikan:
1. Thomas Alva Edison, dan
2. R.A. Kartini
(Lha habis gelap terbitlah terang, kok malah dipateni!).
March 29th, 2009 at 1:04 am
Yeah, saya kelupaan kalo ada seruan mematikan lampu. Ketiduran habis nemenin anak bobo.
March 29th, 2009 at 7:14 am
Hmmm…
Seru juga semalem tanpa lampu, gelap-gelapan (walaupun masih ngidupin lepi) sempet bingung nyari asbak, akhirnya botol minuman disebelah monitor jadi sasaran.
sempet juga nulis tentang ini di gubug kecilku tadi.
lam kenal buat mas ardyansah
nice post, keep share & CU arround
March 29th, 2009 at 11:02 am
wah nek sing nang MALL gwe katok pendek gelem aq……….
March 29th, 2009 at 11:25 am
Saya masih suka kedinginan kalau di Mall pake baju pendek…apalagi jika nontn film.
Di rumah setiap hari yang nyala hanya ruang tertentu, apalagi jika tidur, semua mati,kecuali lampu luar (halaman)
March 29th, 2009 at 11:53 am
Mas,. saya ndak suka dimatiin lampunya.. susah nggerayanginnya!
Hauahuahua
March 29th, 2009 at 12:36 pm
di pekabaru sering mati lampu, apa masih perlu matiin lampu lagi ya???
March 29th, 2009 at 2:21 pm
terlalu mengada-ngada, tapi memang lebih dahsyat dibanding acara bersama teman-teman sma saya dulu, lumayan 60 detik tanpa asap, dan merasakan kesejukan jogja di siang bolong…
March 29th, 2009 at 6:09 pm
pancet ndelok the master!
March 29th, 2009 at 8:33 pm
Semoga kesadaran manusia akan kelestarian Bumi sebagai rumahnya, semakin meningkat ya bung…
Selamat berhari Minggu bersama keluarga…
March 30th, 2009 at 12:30 am
pantesan lilin laku:-D
March 30th, 2009 at 7:36 am
pagi ini mati lampu rumahku
mendinginkan bumi kali yah
byme
March 30th, 2009 at 7:47 am
wah saya juga dapat mas..kok g tiap hr saja y..kan listrik hemat bgt..
March 30th, 2009 at 2:23 pm
Hoho..Eart Hour itu kmarin lusa yo kang?
Btw di desaku tiap hari jam 9 malam sampai pagi rumah2 listriknya dah mati loh…. ga cuman sejam… hehe
March 30th, 2009 at 8:35 pm
itu seluruh dunia berbarengan ya boss?
March 30th, 2009 at 10:45 pm
kapan yah kita bener2 peduli terhadap bumi.. ga hanya sekedar untuk memenuhi himbauan aja
March 31st, 2009 at 12:42 am
menuai apa yang sudah ditanam, memperbaikki apa yang seharusnya dari kemarin diperbaikki. yang penting niat terus tindakkan nyata.
March 31st, 2009 at 2:53 am
Kan kita udah biasa kena pemadaman bergilir, tak hanya satu jam saja, tapi bisa lebih dari lima jam! Opo ra keren
)
March 31st, 2009 at 9:44 am
Bumi makin panas … denger-denger nerokone bocor alus…..
Apapun aktifitas dan gerakannya sudah saatnya pro lingkungan hidup…
March 31st, 2009 at 11:27 am
lah halaah kedawan intromu ttg baju dan pemanasan
March 31st, 2009 at 5:07 pm
stop global warming! by doing small things we can preserve our beloved planet; DO NOT LITTER!
April 1st, 2009 at 7:12 pm
walah kembali kejaman dulu saja hemat listrik hahaha
April 2nd, 2009 at 1:43 am
waduh tibakno aktivis lingkungan juga….saluttt..lut..lut..
April 2nd, 2009 at 6:04 am
pas iku posisiku nang bumiayu.
bahh.. listrik bola bali mati koq tego2ne dikon mateni
April 2nd, 2009 at 8:01 am
koyo ndamoni bumi ngango cangkem
April 2nd, 2009 at 2:25 pm
Pas lagi 1 jam itu, saya ada di Grand Indonesia, lagi makan di NYDC. Denger-denger sih HInya digelapin ya, tapi saya santai aja tuh makan pasta di dalam mall yang terang benderang. Mestinya resto2nya juga ikut ya matiin lampu, biar makan malamnya tambah romantis tis tis….
April 5th, 2009 at 12:01 pm
orang indonesia mah udah biasa kali. jadi pemadaman listrik yang tidak perlu tuh buat orang-orang di negara yang gak pernah kenal pemadaman bergilir aja.