5 March 2009 • Keganjilan, Keluhan, Khayalan, Penuturan, Remahan • ardyansah

Apakah anda pernah marah? Jika anda merasa masih manusia, maka sebaiknya anda tak usah menjawab pertanyaan siluman semacam ini, sebab sudah menjadi sifat bawaan (default) dalam kode-kode genetik manusia terinstall berbagai macam perangkat emosi dengan output ekspresi yang beragam, dan salah satunya -tentu saja- adalah marah :(

Marah konon lebih banyak mudharat daripada manfaatnya, melibatkan lebih banyak kerja otot, menguras lebih banyak energi (terkadang juga protein), bahkan berpotensi menjarah lebih banyak kesehatan akal dan nalar. Tetapi siapa sih yang tidak pernah marah di dunia ini?

Kalaupun siluman-siluman plurker banyak yang menjadi sasaran amarah saya beberapa hari terakhir ini, bukan karena saya khilaf dan ber-re-transformasi menjadi manusia, bukan karena saya sedang datang bulan (karena jelas saya tidak dilengkapi perangkatnya), bukan pula ada yang menjengkelkan dengan jamaah plurker sekalian (hmm… ada sih), tetapi lebih karena siklus emosi saya yang sedang cenderung negatif.

Tentang apa yang mebuat saya marah, cukup Tuhan dan saya (dan beberapa siluman) saja yang tahu, yang pasti saya sedang sangat kecewa pada seorang kawan, seseorang -yang dengan hebatnya- mampu menakar nilai persahabatan dalam kurs mata uang, seorang yang tidak bisa menghargai hasil karya saya, seseorang yang sebenarnya sangat saya kagumi.

Well, ya wes lah, anda tak perlu menduga-duga apalagi ge-er soal siapa kawan saya ini, siapa tahu dia hanya tokoh fiktif rekaan imajinasi saya? bukankah saya tidak pernah menjamin tulisan-tulisan saya ini adalah berdasarkan pada kenyataan? bukankah memang benar bahwa tulisan tidak selalu mencerminkan keadaan kebatinan penulis yang sesungguhnya? Saya hanya sedang ingin mengatakan: Marah itu tidak enak, apalagi kalau pas pasangan lagi datang bulan (doh)

{ 32 Comments } to Blog Hitam Tentang Marah

  1. Anang

    pertamax

  2. mbah sangkil

    lampiaskan marahmu dengan hal yg positip seperti misuhi sesama siluman ataupun misuhi orang lewat

    hati2 jgn menyebutkan nama orang nanti kecatat malaikat gugel (lmao)

  3. SURABAYA KREATIF

    kreatif!

    saya pingin misuhi orang yang komentar pertama di atas dengan pisuhan: JMP!

  4. DET

    jiakakakaka… kasihan sekali pas emosi sedang memuncak istri haid pula, trus mau dicrutkan ke mana? kekekeek…

  5. gajah_pesing

    MARAH ??

    saia juga marah saat ini…

  6. Komunitas Blogger Pemakai Hape

    Marah.?? Kadang asyik lho…bisa maki-maki orang, bisa banting piring, bisa melototin orang lewat he..he…
    Tapi…awal dari kemarahan adalah “gila” dan akhirnya adalah penyesalan.
    Silahkan…mo pilih mana? Sabar atau marah?

  7. suryaden

    perangkat untuk marah itu mahal, palagi perangkat untuk melampiaskan, kampanyekan hemat energi… dengan cinta… upss…

  8. Andy MSE

    kata orang-orang –haqqul jare–:
    orang yang suka marah, raut wajahnya cepat kelihatan tua. itulah sebabnya saya jarang marah. hasilnya… kelihatan awet muda kan??? pun gadis-gadis muda jadi nempel kayak perangko… :-P

  9. Epat

    mangkane tah….
    tobat dari membodohi wanita-wanita itu…
    kualat :P

  10. Kyai slamet

    Mangkane Pat ndang rabi, selak nglumut pistol gombyokmu!

  11. DV

    Kenapa ketika istri mens dan kita biasa marah? Karena kita mengalami “pasang” tapi ngga ada pelampiasannya huahuahua!

  12. keliling kota

    Konon, yang memacu kita marah adalah karena badan kita yang lelah atau perut kita yang lapar. Jd, kalo lg marah, usahakan kedua hal itu diliat lg. Hehehe
    Regard..:-D

  13. gum

    ya sudah, dipeluk aja istrinya. energi positif dari istri itu bisa meredam marah kok.

  14. aRai

    “Marah itu tidak enak, apalagi kalau pas pasangan lagi datang bulan (doh)”

    pantes dadi mantan wong ga genah ngene (lmao)

    bentar lagi la emosine meredam kalo dah dapet amplop dari project yg ntuh tuh (dance)

  15. mantan kyai

    @semua: ngakak baca komentarnya epat+slamet (rofl)

  16. zenteguh

    MARAH emang gak enak bos
    wong MAkan daRAH, haram maneh..
    (ngawut)

  17. kyai slamet

    lha dideh a.k.a saren kuwi paling jos buat teman minum toak je!

  18. IKHSAN

    Ternyata XKH juga manusia:D

  19. k.u.c.l.u.k

    wew…

    marah kuwi podo karo ngamuk, ngamuk kuwi nyokotan, iso2 kadang malah mlebu rumah sakit.

    *nyamuk maksute

  20. Ken Arok

    Haiks, jatah tak dapat panci pun melayang ternyata… *manggut2*

  21. Dony Alfan

    Kalo ditowel jangan mere-mere :lol:
    Ngopi2 sik ben rodho adem

  22. sawali tuhusetya

    wah, baru kali ini saya lihat (baca: baca) mas ardy sedemikian marahnya, hehehe … sabar, mas, sabar, marah memang sesekali diperlukan, kok, mungkin bisa memberikan “warning” kepada pihak lain yang memang perlu di-”warning”-i, hehehe …., asalkan jangan sampai ke bawa dalam alam bawah sadar, haks.

  23. agung agriza

    ahahaa.. marah+psangan lagi datang bulan :lol:

  24. blog mantan kyai

    [...] bukan postingan lanjutan dari episode marah yang sebelumnya sudah saya tulis di blog hitam pekat ini, tetapi teori bahwa hasrat yang tak [...]

  25. ipanks

    hmmm marah emang ga ada awal dan akhirnya yap om.tahaaannnn…jangan marah disembarangan tempat hehehe becanda lho om

  26. genthokelir

    marah cuk cuk cuk

  27. Nyante Aza Lae

    marah pas pasangan lagi datang bulan?
    wkwkwkwkwk, pantesannn

  28. Nyante Aza Lae

    marah pas pasangan sedang datang bulan?
    wkkkakkak..pantesannn!

  29. cebong ipiet

    wiw….ra komen…wedi di semprot

  30. cebong ipiet

    yess sek ono jenengku…ngrapel komen

  31. endar

    saya juga kadang marah. apalagi kalau pasangan sah sedang datang bulan. hasilnya tekanan darah jadi tinggi. sekarang berusaha meredam emosi.

  32. edratna

    Marah itu manusiawi, tapi jangan kebablasan dan terlalu sering, karena tidak baik untuk kesehatan

Leave a Reply


1 June 2010 • Pekerjaan • ardyansah

Ketika mendengar “canting”, orang pasti terpikir perangkat mungil berbentuk cawan dengan pegangan dan ujung “pena” yang biasa digunakan oleh seniman batik untuk menggores dan memberi sentuhan akhir untuk karya-karyanya. Canting adalah simbol kesadaran untuk berkarya. Kecil, bersahaja, tetapi sangat besar peranannya. Barangkali filosofi inilah yang mendasari Derry Sunarso, sutradara rendah hati yang karyanya banyak terinspirasi kemegahan [...][...]

26 January 2010 • Ketertarikan, Pekerjaan, Penuturan • ardyansah

Menulis, -menurut saya- dalam banyak hal tak jauh berbeda dari mendesain. Sama-sama merancang, sama-sama mengandalkan ide sebagai ruh, sama-sama bekerja dengan imajinasi (dan atau fantasi), sama-sama membutuhkan kreativitas untuk mengemasnya menjadi sebuah entitas karya,  juga yang pasti sama-sama tak mudah mengerjakannya. Estetika dalam desain bisa dinilai dari bentuk, komposisi, warna, dan elemen-elemen visual lainnya. [...][...]