17 January 2009 • Keganjilan, Keseharian, Penuturan, Remahan • ardyansah

Blogger memang makhluk centil, kenes dan suka usil dengan urusan orang (baca: blogger) lain. Lihat saja apa yang dilakukan oknum Jamaah Blogger Timur Tengah -yang sebentar lagi bertransformasi menjadi Jamaah Blogger Kere- ini. Mereka dengan semena-mena dan tanpa batas peri-kesilumanan telah menggunjingkan, mengambil kesimpulan, kemudian mempublikasikan secara sepihak outfit yang saya kenakan di beberapa acara yang sempat saya expose di blog hitam ini.

Untuk itu, demi menggunakan hak jawab saya dalam berdemokrasi dan demi perikehidupan yang lebih berimbang di ranah blogosphere, maka dengan ini saya menyampaikan pleidoi menyangkut terbitnya blog amoral ini :D

blog mantan kiai, blog hitam, blog mantan santri, blog santri, blog demokrasi, blog indonesia, blog pemikiran, blog perenungan, blog imajinasi, blog mantan kyai, blog kyai, blog islam, blog islam-indonesia, blog menulis, blog non-doktrin, blog desain grafis, blog keragaman, blog indonesia, blog jawa timur, blog tuban, blog surabaya, blog kejawen, blog merdeka, blog sampah, blog kyai tuban, blog kyai surabaya, blog ronggolawe, blog kyai indonesia, blog kiaiPada dasarnya saya tidak terlalu menggemari hal-hal yang berbau formal. Dan itu -seharusnya- tampak dari selera berpakaian saya sehari-hari yang lebih cenderung kepada kombinasi kaos-jeans-sandal dibandingkan dengan umpamanya kemeja yang kenyataannya hanya saya miliki sebanyak 3 potong saja. Benar, 3 potong saja :D

Mengingat acara-acara yang saya publikasikan di blog hitam ini kebanyakan adalah yang bersifat formal (yang menuntut saya harus mengenakan kemeja), maka tak urung pilihannya hanya 3 potong yang tadi itu saja. 2 kemeja berwarna hitam (yang merupakan warna favorit saya) dan satunya lagi berwarna oranye -yang merupakan pilihan istri saya karena bosan melihat saya pakai hitam, abu-abu atau pakaian warna gelap lainnya- yang hanya saya pakai di acara-acara keluarga, atau ketika kedua kemeja hitam saya kotornya telah sampai pada taraf menjijikkan :D

Diluar acara-acara formal -seperti yang pernah- saya publish di blog hitam ini, saya sangat nyaman mengenakan kaos oblong di setiap kesempatan, dan lebih nyaman lagi jika sedang tak mengenakan apa-apa :D

Anda pasti berfikir betapa noraknya postingan saya kali ini. Tetapi biarlah, toh MUI belum memfatwa-haramkan norak, mumpung masih boleh silahkan menjadi norak bin katrok alias ndesit dan kawan-kawan. Apalagi blogger-blogger kere nan jahanam itu sedang gencar mempromosikan saya untuk menjadi BLOGGER KERE of THE YEAR !!! Jadi percuma saya melawan :(

***

Kejahatan si pembuat blog laknat itu telah terbalas ditempat yang sama. Silahkan anda menikmati perilaku seks menyimpang dari Kyai Sableng ini :D

{ 38 Comments } to Balada Kemeja Hitam XKH

  1. genthokelir

    pertamax

  2. afin

    kalau boleh tau, kok mas bloger kemeja favoritnya kok warna hitam? sebabnya apaan tuch, apa karena dikaitkan dengan blognya yang lebih dikenal dengan blog hitam? boleh donk cerita sedikit…..pingin tau aja…
    kan dulu pernah bilang, katanya setiap pilihan pasti ada alasan. ingatkan????

  3. genthokelir

    mestinya di copy biar nampak banyak pake poto shop

  4. Novianto

    Iki Pembelaan diri critane…. Tapi sakjane panecen ora tau ganti klambi kan ??? wkwkwkwk

  5. afin

    mas gentho gimana kabar….boleh donk kenalan dengan bloger senior….

  6. afin

    biar hemat kali ya….jadi ngirit baju..katanya sich mas blog hitam paling susah kalau cari mertua, kan ga ada status kerjaan yang tetap. hehehe..

  7. genthokelir

    sebenarnya bukan favorit tapi karenaaa….. (harus ) terpaksa pake ituh lagi
    biar tenar itu bju WAJIB hahaha

  8. marsudiyanto

    Lumayan, kemejane 3. Aku 1 wae lawas.
    Lha meh nggo opo?
    Kondangan biasane rombongan, masih dengan pakaian kerja.
    Senen nganggo ijo2 LINMAS
    Seloso nganggo PSH sing bahane ngisor nduwur bahan clono kabeh, sumuke ra karu2an.
    Rebo nganggo coklat2 koyo weke camat
    Kemis batik jatah
    Jumat-Sabtu nganggo PSH sing wis dienggo dek dino Sloso.
    Minggu kaosan atawa ngligo…

  9. gajah_pesing

    HUEHEUHEUHUEHEUHEU…
    asli ngguyu nguakak..

  10. Daniel Mahendra

    Hanya punya 3 kan enak. Hemat deterjen, hemat air, dan hemat tempat di lemari.

    (sing oranye iku ta’ kiro werno partai :p )

  11. andi

    memang… kalo punya baju banyak.. bingung mau pake yang mana
    kalo punya baju cuma 3, minder, dan merasa kurang..

    yang sedeng2 aja lah..

  12. suryaden

    memang sekarang isunya mau ada jamaah ngligosphere je mas mantan, salah satu sempalan dari blogokelir …
    wuakaka…

  13. vika

    pantesan sukanya hitam biar ga ketahuan kotornya. jadi lama dech…nyucinya. Warna sie boleh ga kelihatan tapi bau…ga bisa bohong.

  14. ikhsan

    di lelang wae , pasti lares,,,

  15. Andy MSE

    Wah… kyaine nesuuuuu!!!!….

  16. arifudin

    yup, sebelum MUI memanfatwakan norak itu haram :mrgreen:

  17. Dony Alfan

    Perseteruan duo kyai mangkin seru :mrgreen:

  18. sawali tuhusetya

    sentilan dan slengekan khas gaya bloger timur tengah, kekeke … busana apa pun yang mas ardy pakai tak akan berpengaruh terhadap konten. *halah*

  19. Mr_Oef

    Slm Kenal Pak Kyai(mantan)
    Q boleh memasuki kawasan Timur-tengah ?

  20. Daiichi

    Hemat ya bung…!!!
    Ganjil is the best..!! :-) ) “ga nyambung ya?”

  21. Catatan Muslim

    Betul saya setuju.. selama MUI belum memfatwakan jadi norak tetep halal ko mas.! :-D
    Dan siapa tau jadi trend baru.:-)

  22. det

    alibi ditolak 100%

  23. Andre

    wah..saya juga suka dengan warna hitam :)

  24. gadis rantau

    yang tengah itu kok kayaknya klambine bapakku yo.hi..hi..

  25. Brencia

    waaa masih mending pak..masih punya hem yg bagus…

    lha saya… malah ga’ punya hem kayak gituu…

    punyanya daster..

    salam kenal yaa.. :p

  26. tukang nggunem

    Saya juga seperti sampeyan, isi lemari pakaian saya 98% adalah kaos, dan sisanya sempak + kemeja , saya gak ingin dibelenggu oleh kancing2 baju yang jumlahnya banyak itu, makanya saya suka kaos..simpel…

  27. Epat

    sudrun kabeh hahaha

  28. novi

    baru sadar kenapa dalam 3-4 hari pengembaraan bersama mantan kyai bajunya itu-itu aja… he.he.he.he…

  29. Jiewa

    apakah warna-warna kemeja ini mewakili pandangan politik xkh di tahun 2009 ? heuhehe..

  30. zen

    bos, nek dosa akbar kepilih dadi bupati tuban ya opo?jare kudu nggae jas…diparkir pisan ta..?

  31. Frenavit Putra

    Akhirnya Muncul pembelaan dan klarifikasi atas pa yang terjadi akhir-akhir ini di Blogsphere… ya..ya…

  32. sapimoto

    Wah, pasti istrinya lagi pengen Mas XKH berasa jeruk ketika memilihkan kemeja berwarna oranye…
    Seger, mugo-mugo gak kecut… :lol:

  33. abdee

    tapi bajune hitam pancen apik kok mas… cocok buat dipake. Kalo yang orange kui ra iso mbayangke aku..

  34. DV

    Kasus kita nyaris sama! Bedanya aku kemarin terpaksa beli soale kupikir kerja di sini haruslah formal. Eh lha udah terlanjur pake pakaian necis jebul sampe di kantor mereka santai pada pake kaos dan jeans. Tapi aku setuju dgn komentarnya Bung Sawali, apapun baju anda, tetaplahh nora ehhh… Narsis hahahaha!

  35. gus

    warna lurik: warna yang mencoba berdamai gengan perbedaan sikap. lurik juga warna dasar pakaian yang”njawani banget”. disamping iyu “lurik” adalah warna yang paling sering di pakai sebagai baju kebesaran mahluk paling mematikan bisanya…..

    nah Njenengan masuk yang kategori mana Kang Kyai?

  36. rahacxa

    salaaaam…
    gmn kbr’y mas…?bae j kan?

  37. ipanks

    bwakakaka setuju om, saya juga lebih senang memakai kaos, jeans ( kadang celana 3/4 ), dan tak lupa sandal kebesaran saya hehehe :D

  38. sapimoto

    Apakah kemeja ini juga diajak dalam ziarah blogger timur tengah??? :D

Leave a Reply


1 June 2010 • Pekerjaan • ardyansah

Ketika mendengar “canting”, orang pasti terpikir perangkat mungil berbentuk cawan dengan pegangan dan ujung “pena” yang biasa digunakan oleh seniman batik untuk menggores dan memberi sentuhan akhir untuk karya-karyanya. Canting adalah simbol kesadaran untuk berkarya. Kecil, bersahaja, tetapi sangat besar peranannya. Barangkali filosofi inilah yang mendasari Derry Sunarso, sutradara rendah hati yang karyanya banyak terinspirasi kemegahan [...][...]

26 January 2010 • Ketertarikan, Pekerjaan, Penuturan • ardyansah

Menulis, -menurut saya- dalam banyak hal tak jauh berbeda dari mendesain. Sama-sama merancang, sama-sama mengandalkan ide sebagai ruh, sama-sama bekerja dengan imajinasi (dan atau fantasi), sama-sama membutuhkan kreativitas untuk mengemasnya menjadi sebuah entitas karya,  juga yang pasti sama-sama tak mudah mengerjakannya. Estetika dalam desain bisa dinilai dari bentuk, komposisi, warna, dan elemen-elemen visual lainnya. [...][...]